Level Of Detail

Level Of Detail

Dalam komputer grafis, untuk tingkat detail melibatkan menurunkan kompleksitas representasi objek 3D seperti bergerak menjauh sesuai metriksnya, kecepatan sudut pandang-relatif atau posisi. Tingkat teknik detil meningkatkan efisiensi render dengan mengurangi beban kerja pada tahap pipa grafis, transformasi biasanya simpul. Kualitas visual berkurang dari model sering diperhatikan karena efek kecil pada objek muncul ketika jauh atau bergerak cepat.

Untuk konsep menggambar LOD sebagian besar waktu LOD diterapkan untuk geometri rinci saja, konsep dasar bisa disamaratakan. Baru-baru ini, teknik LOD termasuk manajemen juga shader untuk tetap mengontrol kompleksitas pixel. Suatu bentuk tingkat manajemen detail telah diterapkan untuk tekstur selama

bertahun-tahun, di bawah nama mipmapping, juga memberikan kualitas rendering yang lebih tinggi. Ini adalah hal yang lumrah untuk mengatakan bahwa “sebuah objek telah LOD’d” ketika objek disederhanakan oleh mendasari algoritma LOD-ing.

Konsep dari Level of Detail (LOD) itu sendiri bisa digambarkan sebagai berikut :

LOD

Dalam suatu game, Terrain merupakan model yang sangat besar. Membuat setiap pointnya secara eksplisit sangatlah tidak mungkin, maka metode untuk mengotomatiskan pembangkitan Terrain merupakan hal biasa. Ketika proses rendering, sebagian dari Terrain tertutup dan sebagian lain sangat jauh, oleh karena itu dikembangkanlah Terrain LOD algorithms. Teknik LODs mempunyai banyak jenis, salah satunya adalah Terrain LODs.

Terrain LOD itu sendiri menggunakan teknik Level of details (LOD) untuk mengontrol objek yang akan di-render. Teknik LOD mempunyai banyak jenis, salah satunya adalah Terrain LOD. Algoritma ROAM merupakan algoritma terrain LOD yang menggunakan top-down dengan struktur data binary triangel. Algoritma ROAM (real-time Optimally Adapting Meshes) sangat baik untuk diimplementasikan pada terrain yang tidak datar atau terrain yang bergelombang. Ukuran dari terrain tidak mempengaruhi jumlah poligon yang terbentuk. Namun semakin besar jumlah poligonnya, makaframe-Ratenya semakin kecil.

Ada juga Triangle Bintrees (Binary Triangle Trees) yang merupakan sebuah representasi populer permukaan medan yang elevasi telah sampel pada interval jarak teratur adalah triangulasi subset dari titik sampel yang terdiri dari sumbu-blok, segitiga siku-siku isoceles.

Selanjutnya, adalagi istilah Metode quadtree yang merupakan sebuah bentuk partisi hasil modifikasi dari metode fixed block. Teknik awalnya membagi citra kedalam range-range berbentuk 4 bujur sangkar yang sama besar. Setelah itu pada range yang memiliki error lebih besar dari threshold akan dilakukan partisi lagi pada range tersebut. Begitu pula dengan range didalamnya, apabila masih lebih besar dari threshold akan dipartisi kembali. Tetapi pada batasan maksimum, partisi akan berhenti dilakukan.

Jenis partisi ini cukup menghemat waktu pada saat pemetaan domain ke range sebab tidak semua range memiliki ukuran kecil. Kelemahan dari partisi ini adalah threshold yang dipergunakan sama untuk segala level partisi. Setelah diteliti, hal ini tidak efektif dan hasil dari partisi menghasilkan banyak range.

Berdasarkan analisis diatas, metode quadtree memiliki keunggulan lebih. Dengan menggunakan algoritma adaptive threshold maka kelemahan dari quadtree dapat diatasi. Berikut merupakan gambar dari dan Metode Triangle Bintrees (Binary Triangle Trees)  dan Metode Quadtree adalah :

1.  Metode Triangle Bintrees (Binary Triangle Trees)

bin

2.  Metode Quadtree

Quadtree1

sumber:

http://barrardliverpool.blogspot.com/2013/06/tugas-pengantar-teknologi-game.html

http://dwinitapita.blogspot.com/2013/06/tugas-4-pengantar-teknologi-game.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s