PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA

PERAN BADAN USAHA DALAM SUATU BISNIS

Oleh : A.Annisa Ussakinah Quraisy,Gusti Regina Ayu Manik,Lia Aulia Susanti

Universitas Gunadarma

Email: annisaquraisy@gmail.com , gustireginaam@gmail.com , liasusan20@gmail.com

ABSTRAK

            Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Organisasi adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih orang yang bekerja bersama-sama dalam suatu bentuk yang ditetapkan untuk mencapai sejumlah tujuan. Untuk membangun sebuah bisnis dibutuhkan badan usaha yang menjalankannya,dimana didalamnya terdapat organisasi yang terstruktur dan SDM yang berkualitas. Suatu bisnis hanya dapat bergerak jika memiliki suatu badan usaha yang sesuai dengan kebutuhan bisnis yang djalankan. Dimana suatu badan usaha terdapat organisasi yang mengelola dan mampu mengembangkan bisnis tersebut. Bisnis yang dibangun dapat berkembang apabila bisnis tersebut mengikuti kebutuhan masyarakat saat ini.

 

PENDAHULUAN

Dalam membangun suatu bisnis dibutuhkan suatu badan usaha. Dimana suatu badan usaha tersebut mengandung suatu aspek organisasi yang mampu mengelolah bisnis yang dibangun sehingga tujuan yang dibuat dapat tercapai. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan beberapa proses yang mendukung. Namun sebelum mendirikan badan usaha dibutuhkan suatu alasan mengapa badan usaha tersebut didirikan dan faktor-faktor apa saja yang mendukung berdirinya suatu badan usaha tersebut.

Suatu badan usaha tersebut didirikan karena krisis ekonomi, banyaknya pengangguran, tingkat kesejahteraan masyarakat terhambat,bebas dan tidak terikat,mendapat kekuasaan dan krisis kemiskinan.  Peranan badan usaha jelas sangat penting dan berkontribusi terhadap kemakmuran rakyat, dan untuk menyelesaikan faktor penghambat majunya perekonomian Indonesia.

PEMBAHASAN

A. KAJIAN TEORI

  1. Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan denganperusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi. [8]

Ada beberapa bentuk badan usaha antara lain:

a) Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan usaha yang seluruhnya atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan (Berdasarkan UU Republik Indonesia No.19 Tahun 2003).[1]

b) Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta. Badan usaha memiliki fungsi dan peranan yang terbagi-bagi atas berbagai macam-macam atau jenis-jenis bentuk BUMS. [2]

c) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh pemerintah daerah. Dimana, kewenangan pemerintah daerah membentuk dan mengelola BUMD ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 2000 tentang kewenangan pemerintah dan kewenangan provinsi sebagai daerah otonom. [3]

d) Badan Usaha Campuran

Badan usaha yang sebagian modalnya berasal dari pihak swasta dan sebagian lagi dari pemerintah. Tujuan didirikan Badan Usaha ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada masyarakan untuk ikut dalam kegiatan ekonomi Negara, menambah keuntungan atau kas Negara, dan memberikan kesempatan kerja kepada pengangguran. [4]

Setiap badan usaha yang didirikan pasti dilindungi oleh hukum dan perundang-undangan yang berlaku pada setiap Negara. Dan suatu badan usaha tersebut juga memiliki hak dan keawajiban pada Negara. [6]

  1. Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumenatau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.[9]

Jenis-Jenis bisnis terbagi atas 4 yaitu:

a) Monopsoni

Monopsoni, adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.

b) Oligopoli

Ologopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.

c) Oligopsoni

Oligopsoni, adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.

d) Pasar Monopoli

Pasar Monopoli suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”. [5]

Fungsi fungsi yang terlibat dalam suatu bisnis dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Manajemen: cara bagaimana karyawan dan sumber-sumber lain digunakan oleh perusahaan
  2. Pemasaran: Cara bagaimana produk/jasa dikembangkan, diberi harga, didistribusikan dan dipromosikan kepada pelanggan
  3. Keuangan: Cara bagaimana perusahaan mendapatkan dan menggunakan dana untuk operasi bisnisnya
  4. Akuntansi: ringkasan dan analisis suatu kondisi keuangan suatu perusahaan.
  5. Sistem Informasi: Meliputi teknologi Informasi, masyarakat dan prosedur yang bejerja sama untuk memberikan Informasi yang cocok kepada karyawan perusahaan sehingga mereka dapat membuat keputusan bisnis [6]

Bisnis memiliki beberapa bentuk antara lain yaitu:

a) Perusahaan Perseorangan (Proprietorship)

Bisnis yang dimiliki oleh seorang pemilik yang mendirikan bisnis itu sendiri.

b) Perusahaan Kemitraan / Partnership (Firma, CV)

Bisnis yang dibentuk berdasarkan kerjasama

c) Korporasi / corporation

Beberapa perusahaan yang dikelola dan dijalankan sebagai suatu perusahaan yang besar. [6]

  1. Organisasi adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih orang yang bekerja bersama-sama dalam suatu bentuk yang ditetapkan untuk mencapai sejumlah tujuan. Fungsi-fungsi struktur organisasi adalah sebagai berikut:

a) Fungsional

Orang-orang dikelompokkan ke dalam departemen departemen menurut kesamaan keterampilan dan aktivitas-aktivitas kerja.

b) Divisional

Departemen dikelompokkan ke dalam divisi mandiri terpisah berdasarkan pada kesamaan produk, program, atau daerah geografis. Perbedaan keterampilan merupakan dasar departementalisasi, dan bukannya kesamaan keterampilan.

c) Matriks

Rantai komando divisional dan fungsional diimplementasikan secara simultan dan membebani satu sama lainnya dalam departemen yang sama. Terdapat dua rantai komando, dan beberapa karyawan memberikan laporan pada dua pimpinan.

d) Tim

Organisasi membentuk serangkaian tim untuk menyelesaikan tugas-tugas khusus dan untuk mengkoordinasikan departemen-departemen utama.

e) Jaringan

Organisasi menjadi suatu pusat yang kecil, terhubung secara elektronis dengan organisasi lainnya yang melakukan fungsi-fungsi vital. Departemen bersifat independen dan melayani kontrak dengan sentral untuk mendapatkan keuntungan. [6]

B. USULAN

Untuk membangun suatu bisnis harus dengan badan usaha yang  terstruktur,dimana didalamnya juga terdapat suatu organisasi yang dijalankan oleh SDM yang berkualitas yang mampu mengelola dan mengembangkan bisnis tersebut sesuai dengan fungsi-fungsinya agar tujuannya bisa tercapai.

C. HASIL EVALUASI
Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan bisnis :

  1. Jenis badan usaha yang dipilih harus sesuai dengan bisnis yang akan dijalankan
  2. Jenis usaha yang dibangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini,sehingga dapat menguntungkan bisnis yang dijalankan
  3. Dokumentasi dari ringkasan analisis keuangan seperti pendapatan dan pengeluaran
  4. Memperhitungkan besar kecilnya modal dengan matang agar dapat menentukan mutu dan jumlah produk yang dihasilkan
  5. SDM yang berkualitas

D. PENUTUP

Suatu bisnis hanya dapat bergerak jika memiliki suatu badan usaha yang sesuai dengan kebutuhan bisnis yang djalankan. Dimana suatu badan usaha terdapat organisasi yang mengelola dan mampu mengembangkan bisnis tersebut. Bisnis yang dibangun dapat berkembang apabila bisnis tersebut mengikuti kebutuhan masyarakat saat ini.

E. REFERENSI

[1]       http://www.artikelsiana.com/2015/02/pengertian-bumn-fungsi-bentuk-bentuk-bumn.html

[2]         http://www.artikelsiana.com/2015/02/pengertian-bums-fungsi-ciri-ciri-bentuk-bentuk-bums.html

[3]         http://www.g-excess.com/peran-dan-fungsi-badan-usaha-milik-daerah-bumd.html

[4]         http://kelipet.com/2015/09/badan-usaha/

[5]       https://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Jenis_bisnis

[6]       http://repository.binus.ac.id/content/A0172/A017299334.ppt

[7]       https://id.wiktionary.org/wiki/korporasi

[8]       https://id.wikipedia.org/wiki/Badan_usaha

[9]       https://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis

,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s