Pengalaman Membuat Penulisan Ilmiah

Pengalaman Saat Membuat Penulisan Ilmiah

Salah satu syarat untuk mengikuti sidang akhir di Universitas Gunadarma adalah dengan mengikuti sidang penulisan ilmiah terlebih dahulu. Setiap mahasiswa semester 6 khususnya di jurusan Teknik Informatika diwajibkan untuk membuat suatu penulisan ilmiah. Di setiap kelas biasanya akan dibimbing oleh masing-masing 3 dosen pembimbing.

Pada saat itu, wali kelas saya mengumumkan bahwa saya akan dibimbing oleh ibu Riza Ardianti. Setelah itu saya dan teman-teman saya pun langsung menghubungi beliau dan beliau pun menentukan hari selasa untuk bertemu.

Pada saat bimbingan pertama kami berdiskusi tentang penentuan judul. Saat itu saya sebenarnya telah memiliki judul untuk penulisan saya. Ketika saya utarakan judul tersebut ternyata judul saya ditolak dikarenakan tidak termasuk kedalam kriteria yang diperbolehkan oleh beliau. Saya pun bingung karena selain judul tersebut saya tidak mempunyai bahan judul cadangan, dan saat itu beliau pun memberikan saran untuk judul penulisan lainnya yaitu kriptografi, sistem pakar, image processing dsb. setelah itu beliau pun menjelaskan tata cara penulisan bab 1, yang nantinya diserahkan melalui e-mail.

Pulang dari pertemuan dengan bu Riza, saya pun segera mencari-cari informasi dan segala bahan tentang judul yang disarankan beliau, jujur saja saya panik benar-benar panik dan tertekan karena sebelumnya saya belum terlalu mengerti dengan judul yang disarankan tersebut. Tidak cukup sehari untuk memutuskan judul baru, saya pun akhirnya berkonsultasi dengan teman-teman yang lainnya dan juga banyak bertanya dengan kakak kelas dan akhirnya setelah banyak menimbang-nimbang saya pun memutuskan judul saya yang baru. Judul penulisan ilmiah saya adalah “Aplikasi Enskripsi Data Teks Dokumen Microsoft Word Menggunakan Algoritma Kriptografi ElGamal”.

Setelah menetapkan judul saya pun segera merancang penulisan untuk Bab I dan mencari jurnal yang berkaitan dengan judul saya dan tulisan tersebut pun langsung saya kirim ke bu Riza. Tiga hari kemudian beliau membalas e-mail saya dengan tambahan revisi tulisan saya. Saya kemudian mengerjakan kembali dan memperbaiki tulisan saya dan kemudian kembali mengirim e-mail.

Sebelum melakukan pertemuan dengan beliau, saya melakukan pencarian lagi untuk bahan aplikasi enkripsi tersebut. Ternyata setelah membaca-baca dan mempelajari metode ElGamal terlalu sulit apalagi untuk saya yang masih belum pernah membuat aplikasi semacam ini dan ditambah lagi mengenkripsi suatu dokumen Microsoft Word tidaklah segampang yang saya fikirkan. Saat itu saya kembali panik, khawatir karena takut saya tidak bisa menyelesaikan penulisan tersebut. Perasaan sedih dan khawatir yang berlebih pun menyelimuti saya benar-benar bingung antar mengganti judul atau tetap dengan judul tersebut. Saya kembali bertanya-tanya dan berkonsultasi dengan teman-teman saya, dan akhirnya saya pun memutuskan untuk mengganti judul penulisan saya.

Akhirnya judul penulisan saya pun berganti menjadi “Aplikasi Enkripsi Data Menggunakan Metode AES 128bit dan RSA Berbasis Android”. Saya memutuskan untuk mengganti metode enkripsi dari ElGamal menjadi dua metode enkripsi yaitu AES 128bit dan RSA yang berbasiskan Android. Saya pun berdoa agar judul ini nantinya tidak berganti lagi dan saya sanggup mengerjakannya sampai akhir penulisan.

Saya kembali menulis ulang Bab I dengan judul yang baru. Sebelum melakukan pertemuan kembali dengan bu Riza, beliau meminta kami untuk menyelesaikan aplikasi terlebih dahulu. Beliau pun memberikan kami tenggat waktu 30 hari untuk menyelesaikan aplikasi tersebut. Mulai dari sini saya kembali khawatir tetapi sedikit demi sedikit saya coba untuk mengerjakan aplikasi ini. Disini saya menggunakan aplikasi Android Studio yang dimana xasawpada saat itu masih belum banyak digunakan. Sebenarnya penggunaan Android Studio ini hampir sama dengan Eclipse tetapi tetap saja ketika ada error ataupun kesalahan yang saya tidak mengerti saya agak susah untuk menanyakan ke teman yang lainnya karena rata-rata meeka menggunakan platform yang berbeda.

Tidak hanya masalah platform untuk pembuatan aplikasi, saya pun menemukan masalah lainnya yaitu pengerjaan enkripsi di aplikasi tersebut. Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi, seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data. Disini dipelajari teknik-teknik matematika untuk mengekripsi suatu data. Untuk aplikasi saya menggunakan dua metode pilihan yaitu Aes dan Rsa, yang membedakannya adalah Aes…. sedangkan Rsa….. . saya harus mempelajari bagaimana cara jalannya dua metode tersebut, saya dan teman saya yang juga mempunyai judul kriptografi juga sempat menghubungi salah satu dosen yang mengajari kami tentang algoritma Rsa. Saat itu kami juga sempat berkunjung ke perpustakan baik di Gunadarma maupun diluar guna untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya untuk pengerjaan penulisan ini.

Setelah memulai membuat aplikasi ini secara perlahan, masalah baru muncul lagi yaitu laptop saya tiba-tiba bluescreen. Saat itu terjadi saya benar-benar pasrah sampai tidak bisa berkata apa-apa karena laptop saya harus di install ulang dan otomatis data-data didalamnya akan hilang termasuk penulisan saya. Saya panik dan marah pada diri saya sendiri karena tidak mem-backup data saya di penyimpanan online. Agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan, saya pun sedikit demi sedikit merancang kembali aplikasi saya dibantu oleh teman saya, untungnya saya mempunyai teman-teman yang selalu bersedia membantu saya kapanpun.

30 hari pun berlalu saya dan teman lainnya kembali bertemu bu Riza untuk bimbingan. Alhamdulillah aplikasi kami tidak ada yang direvisi hanya penulisannya saja, kemudian beliaupun meminta kami untuk melanjutkan penulisan bab-bab yang lainnya hingga penulisan ini selesai.

Banyak hal yang saya pelajari selama proses membuat penulisan ilmiah ini, salah satunya adalah sikap tidak menyerah karena masalah akan selalu ada baik itu kecil ataupun besar. Saya juga menyadari bahwa jangan pernah takut untuk mencoba sesuatu diluar zona nyaman kita, awalnya memang menjadi tantangan berat tetapi ketika dijalani semuanya akan terasa lebih ringan dan tentunya saya pun mendapatkan ilmu baru dari pengalaman ini. Dengan dukungan dari orang tua, teman-teman terdekat dan pastinya bimbingan dari dosen saya membuat penulisan saya ini selesai dalam waktu yang tepat. Saya mengikuti sidang untuk penulisan ilmiah ini pada tanggal 7 agustus 2015.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s